Enam Jenazah Terduga Teroris Hingga Kini Belum Dijemput Keluarga

Bandar Bola Online – Enam Jenazah Terduga Teroris Hingga Kini Belum Dijemput Keluarga. Jenazah mereka hingga malam ini masih berada di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Enam Jenazah terduga Teroris yang melakukan Aksi Bom Bunuh Diri tersebut merupakan satu keluarga. Mereka adalah Dita Sopriyanto (Suami), Puji Kuswati (Istri). Serta 4 orang anak yakni Yusuf Fadil, Firman Halim, Fadila Sari dan Famela Rizkita. Keluarga terduga Teroris tersebut bertempat tinggal di Jalan Rungkut Wonorejo Asei XI No 144, Kecamatan Ringkut, Surabaya.

Enam Jenazah Terduga Teroris Hingga Kini Belum Dijemput Keluarga
Enam Jenazah Terduga Teroris Hingga Kini Belum Dijemput Keluarga

“Jenazah terduga keluarga Teroris saat ini masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim. Kami belum bisa menyerahkan mereka ber enam dikarenakan hingga saat ini tidak ada satu pun anggota keluarga yang datang untuk mengambil. Papar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin 14-Mei-2018.”

Jenazah Belum Dijemput Keluarga

Kombes Pol Frans Barung Mangera pun belum bisa memberikan keterangan apapun, terkait kenapa belum ada pihak keluarga yang menjemput para Jenazah. Yang jelas Berita Terkini berapa jumlah korban yang meninggal akibat Aksi Bom Bunuh Diri tersebut adalah sebanyak 18 orang.

Perinciannya adalah 7 orang meninggal dunia (Termasuk 2 orang tersangka) akibat ledakan di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya. Lalu 3 orang meninggal dunia (Ketiganya adalah tersangka) akibat ledakan di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro. Terakhir 8 orang meninggal dunia (Termasuk 1 orang tersangka) di Gereja Pantekosta Jalan Arjuna.

Enam Jenazah Terduga Teroris Hingga Kini Belum Dijemput Keluarga
Kombes Pol Frans Barung Mangera

“Pihak Kepolisian akan tetap melakukan upaya penyelidikan dan pencegahan agar tidak ada aksi Teror berlanjut. Ini kami lakukan tidak hanya di wilayah Surabaya dan Sidoarjo saja, akan tetapi di semua Wilayah mencakup Jawa Timur. Lanjut Kombes Pol Frans Barung Mangera.”