Warga Menolak Jenazah Para Teroris Untuk Dimakamkan Di Surabaya

Bandar Bola Online – Warga Menolak Jenazah Para Teroris Untuk Dimakamkan Di Surabaya. Hal ini dikarenakan apa yang sudah dilakukan oleh para terduga teroris tersebut sudah sangat keterlaluan. Dimana mereka (Teroris) sudah meresahkan masyarakat dan melakukan perbuatan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang-orang tidak bersalah.

“Mereka para Teroris yang telah melakukan Bom Bunuh Diri pada hari Minggu pagi 13 Mei 2018 di beberapa tempat ibadah (Gereja) tidak layak untuk di makamkan di Makam Tembok Gede, Surabaya. Untuk itu ada baiknya mereka di makamkan di tempat lain saja, papar seorang warga.”

Warga Menolak Jenazah Para Teroris Untuk Dimakamkan Di Surabaya
Warga Menolak Jenazah Para Teroris Untuk Dimakamkan Di Surabaya

Satu Keluarga terduga Teroris yang terdiri dari Ayah, Ibu, serta 4 orang anak tersebut berasal dari Kecamatan Rungkut, Surabaya. Mereka melakukan aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Santa Maria Jalan Ngangel Madya, Gereja Pantekosta Jalan Arjuno dan GKI Jalan Diponegoro pada Minggu pagi kemarin.

Akibat dari aksi yang mereka lakukan tersebut, belasan warga harus kehilangan nyawanya dan puluhan warga harus menderita dikarenakan mengalami cedera serta luka serius.

“Intinya kami (Warga) menolak apabila Jenazah para Teroris tersebut di makamkan di sini (Makam Tembok Gede, Surabaya). Papar salah seorang Warga bernama Fauzi.”

Penolakan yang dilakukan Fauzi beserta Warga lainnya bukanlah tidak beralasan. Ini dikarenakan mereka (Teroris) sudah melakukan tindakan yang sangat meresahkan Warga Surabaya. Memaksa orang lain meninggal Dunia dengan cara meledakan Bom.

Aksi Para Teroris Di Surabaya Pada Hari Minggu Berlanjut Hingga Senin Pagi

Berdasarkan Berita Terkini yang sudah berhasil dihimpun oleh para Wartawan. Akibat dari adanya peristiwa Bom Bunuh Diri tersebut setidaknya 14 orang dinyatakan Meninggal Dunia dan 43 orang harus menjalani perawatan dikarenakan mengalami luka-luka.

Warga Menolak Jenazah Para Teroris Untuk Dimakamkan Di Surabaya
Warga Menolak Jenazah Para Teroris Untuk Dimakamkan Di Surabaya

Setelah kejadian ledakan bom di tiga Gereja yang berada di Surabaya. Yaitu Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel, Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno, serta Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro. Ledakan kembali terjadi pada malam harinya di hari yang sama yakni 13 Mei 2018.

Kali ini Ledakan terjadi di Rumah Susun (Rusun) belakang Polsek Taman Sepanjang, Sidoarjo. Dari kejadian tersebut di laporkan bahwa terdapat korban yang meninggal dunia sebanyak 5 orang.

Teror kembali berlanjut pada ke esokan harinya 14 Mei 2018. Kali ini ledakan Bom terjadi di pintu masuk utama Polrestabes Surabaya. Berdasarkan informasi yang berhasil di dapatkan ada sebanyak 4 orang warga dinyatakan meninggal dunia akibat aksi yang sama yaitu Aksi Bom Bunuh Diri.