Beritaterkini77.com Jakarta Dalam seminggu berapa kali anda bercinta? Berhubungan seks setidaknya empat kali seminggu ternyata mampu membuat pria terlihat lebih muda tujuh tahun. Selain itu, rutin bercinta juga mampu menjadikan pria lebih sehat, mencegah kanker, melindungi jantung, dan mencegah keriput.
Berikut adalah manfaat rutin bercinta bagi pria seperti dilansir The Sun, Senin (13/12/2016) :
1. Panjang Umur
Dari studi selama 10 tahun di Bristol University menemukan resiko kematian pria 50 persen lebih rendah dibandingkan dengan pria yang hanya bercinta satu kali dalam seminggu. Dan bila di sesuaikan dengan usia dan faktor lain, rutin bercinta juga dapat menurunkan kemungkinan pria terkena penyakit kardiovaskular dan stroke.
2. Awet Muda
Hasil dari sebuah studi Royal Edinburgh Hospital pasangan yang bercinta setidaknya empat kali seminggu terlihat tujuh tahun lebih muda dari rata-rata orang dewasa. Dr. David Weeks pemimpin studi klinis neuro-psikolog mengatakan seks memicu hormon yang dapat memerangi radikal bebas dari polusi dan faktor-faktor lain yang merusak lingkungan, membantu melestarikan sel dinding di kulit dan mengencangkan otot-otot yang dapat menyebabkan keriput.
3. Cegah Kanker
Pria yang ejakulasi setidaknya tujuh kali dalam seminggu di usia 20-an, memiliki kemungkinan lebih kecil terkena kanker prostat di kemudian hari atau sepertiga di banding pria yang hanya ejakulasi tiga kali seminggu. Menurut Profesor Graham Giles dari Cancer Council Victoria, sering ejakulasi dapat mencegah karsinogen menumpuk di saluran prostat anda, mengurangi kemungkinan kerusakan.
4. Penghilang Rasa Sakit
Seks meningkatkan kadar hormon endorfin, penghilang rasa sakit alami tubuh, hingga sepertiga dalam hitungan menit. Bukti ini membantu berbagai kondisi, yakni mengurangi nyeri punggung, migrain dan arthritis. Orgasme memberikan efek yang lebih cepat untuk menghilangkan rasa sakit daripada terapi obat.
5. Mengurangi Stress
Banyak penelitian yang sudah membuktikan bahwa bercinta memiliki efek alami menenangkan. Dan membuat fikiran lebih rileks, karena bagian dari otak yang bertanggung jawab dalam mengatur tingkat stress.